Jumat, 11 Januari 2013

RANCANGAN PENELITIAN PERTUMBUHAN KACANG HIJAU

RANCANGAN PENELITIAN
PERTUMBUHAN KACANG HIJAU
D
I
S
U
S
U
N
OLEH

©                      DIAN NURDIYANTI PERTIWI
©                      NUURUL HIKMAH PERTIWI
©                      RENNI RACHMAWATI

XII IPA 1
SMA NEGERI 3 SINGKAWANG

I.                   Tujuan
Ingin mengetahui pengaruh air dari berbagai sumber terhadap pengaruh pertumbuhan kecambah kacang hijau.

II.                Dasar Teori
1.      Air Sumur
Air sumur adalah air tanah yang mengandung fosfor dan zat kapur. Air sumur baik digunakan untuk penyiraman tanaman. Air sumur juga mengandung zat besi yang sangat tinggi yaitu 5-7 ml/air.

2.      Air Sungai
Air sungai berasal dari air hujan (terutama di daerah tropis) dan bisa pula berasal dari es yang mencair di gunung atau pegunungan (terutama di daerah empat musim). Air sungai mengandung ortufosfat, fosfat organis, dan senyawa polifosfat. Senyawa- senyawa tersebut berasal dari limbah pabrik atau sisa deterjen yang mengalir ke sungai.

3.      Air Hujan
Kandungan air hujan berasal dari reaksi pelarutan material yang ada di atmosfer, butiran air bereaksi  dengan gas di atmosfer. Air hujan mengandung H2CO, ion hidrogen, dan ion bikarbonat. Meskipun air hujan tidak banyak memiliki kandungan yang banyak tetapi air hujan dapat melarutkan banyak zat hara. Air hujan membuat tanaman menjadi subur karena mengandung unsur N (nitrogen) yang bebas di udara.

4.      Air PAM (ledeng)
Air PAM (ledeng) memiliki kandungan mineralnya sedikit karena air PAM sudah mengalami proses penjernihan, penyaringan (filtrasi) dan pengendapan sehingga banyak mineral yang terbuang. Air PAM sudah diberi klorin/kaporit untuk membunuh mikroba yang ada pada tanah/media tanam juga akan mati dan tanah akan steril, sehingga tidak ada peran mikroba dalam tanah yang berfungsi sebagai dekomposer, pengurai, pelarut hara, pemfiksasi (N), dan mikoriza. Sehingga tanamannya jadi kurang subur. Air PAM yang mengandung klorin/kaporit dalam jangka panjang akan meracuni tanaman mulai dari pH tanah, kesadahan, KTK tanah, residu klorin dan kekahatan/kekurangan unsur lain yang tertekan oleh klorin. Tanah yang sering disiram air PAM akan cepat keras karena akumulasi klorin yang berlebih, sehingga akar tanaman tidak dapat berkembang dengan baik.

Hipotesis kami air yang paling baik untuk pertumbuhan kacang hijau adalah air hujan.
III.             Variabel
1.      Variabel Kontrol : tanah, besar pot, cahaya, suhu, kelembaban, banyak/volume air yang di berikan.
2.      Variabel Bebas : sumber air (air sumur, air sungai, air hujan, air ledeng)
3.      Variabel Terikat : -     Pertambahan panjang batang
-       Banyaknya daun   

IV.             Alat dan Bahan
Alat:
-          Polibeg/pot ( 4 buah dengan ukuran yang sama)
-          Penggaris
-          Timbangan
-          Sendok tanah
-          Pulpen
-          Buku/kertas
-          Lidi
-          Gelas aqua
-          Wadah/piring

Bahan :
-          Biji kacang hijau (minimal 8 biji)
-          Sumber air (air hujan, air sumur, air ledeng,air sungai)
-          Tanah


V.                Lagkah Kerja
1.      Menyiapkan alat dan bahan.
2.      Memasukkan tanah kedalam pot/polibeg (500 gram/polibeg).
3.      Memilih bibit kacang hijau yang baik (10 biji/pot).
4.      Meletakkan biji kacang hijau pada polibeg dan masing-masing biji di beri nomor menggunakan lidi dan kertas.
5.      Letakkan masing-masing polibeg pada tempat yang sama, suhu yang sama, intensitas cahaya yang sama, kelembaban yang sama.
6.      Menyiram polibeg A dengan menggunakan air hujan, polibeg B menggunakan air ledeng, polibeg C menggunakan air sumur dan polibeg D menggunakan air sungai.
7.      Amati perubahannya setiap 2X24 jam selama 8 hari.
8.      Catatlah perubahan tersebut pada tabel.
9.      Membuat hasil penelitian



N
o
Kecambah
Pertambahan Panjang Batang dan Banyaknya Daun
Rata-Rata
Hari Ke
2
4
6
8
PPB
BD
PPB
BD
PPB
BD
PPB
BD
PPB
BD
1











2











3











4









          

5











6











7











8











9











10











Rata-Rata











Ket:
PPB : Pertambahan panjang batang
BD   : Banyak daun

VI.             Populasi
1 pot/polibeg : 10 biji kacang hijau
8        hari dan 2X24 jam (pengukuran)


VII.          Pengambilan Data dan Cara Menganalisis
Pengambilan Data : melalui eksperimen
Cara Menganalisis : membandingkan rata-rata pertumbuhan pada setiap perlakuan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

My Song