Minggu, 10 Maret 2013

LAPORAN OSMOSIS


Judul Praktikum               : Proses Terjadinya Osmosis
Tujuan Praktikum            : Mendiskripsikan peristiwa osmosis pada sel tumbuhan.
  Landasan Teori               : Osmosis adalah difusi melalui membran semipermeabel. Proses osmosis  akan berhenti jika konsentrasi zat di kedua sisi membran tersebut telah mencapai keseimbangan. Osmosis  juga dapat terjadi dari sitoplasma ke organel-organel bermembran.
                                      ( Sumber :  http://nurmaatus.blogdetik.com/2009/09/21/plasmolisis/ )
                     Osmosis memainkan peranan yang sangat penting pada tubuh makhluk hidup. Misalnya pada membran sel darah merah. Jika kamu meletakan sel darah merah dalam suatu larutan hipertonik (lebih pekat), air yang terdapat dalam sel darah akan ditarik keluar dari sel sehingga sel mengerut dan rusak. Peristiwa ini disebut KRENASI. Sebaliknya, jika kamu meletakan sel darah merah dalam suatu larutan yang  bersifat hipotonik (lebih encer), air dari larutan tersebut akan ditarik masuk kedalam sel darah sehingga sel mengembang dan pecah.Proses ini disebut HEMOLISIS. Orang yang mengonsumsi terlalu banyak makanan berkadar garam tinggi, jaringan  sel dan jaringan antar selnya akan mengandung banyak air.hal ini dapat  menyebabkan terjadinya pembengkakan tubuh yang disebut OEDEMA
                         (Sumber : http://biologigonz.blogspot.com/2010/02/krenasi-plasmolisis.html)


Alat dan bahan  :     1. Kentang
                 2. Air
                             3. 2 buah gelas beker
                             4. Pisau
                             5. Stopwatch
                             6. Penggaris
                             7. Timbangan
                             8. Larutan gula 10%

Cara kerja        : 1. Siapkan 2 buah kentang dan kupas sampai bersih.
                           2. Potong kentang dengan ukuran 2x2x3 cm.
               3. Siapkan 2 buah gelas beker dan isi gelas beker pertama dengan air dan beri label.
                           4. Gelas beker kedua diisi larutan gula 10% da diberi label.
                           5. Masukkan 2 buah kentang kedalam 2 buah gelas beker secara bersamaan.
                           6. Atur stopwatch selama 30 menit dan amati perubahan yang terjadi pada kentang.


Hasil Pengamatan : Gelas  Beker A kentang menjadi lebih berat dan mengembang. Gelas Beker B kentang menjadi lebih ringan, menyusut dan lebih ringan. Waktu yang digunakan selama 12 menit. Berat awal kedua kentang 11 gram dan berat akhir kentang A     gram, kentang B    gram.

Pembahasan          : Pada percobaan yang kami lakukan selama 12 menit terbukti bahwa terjadi perbedaan
                               pada kentang yang berada di gelas beker berisi larutan air dan larutan gula 10%. Yaitu
                               massa nya berubah dari massa awal dan terjadi perubahan secara fisik. Massa awal
                               kedua kentang yaitu     gram. Lalu pada gelas beker berisi air berat kentang menjadi
                               lebih berat  yaitu       . Dan pada kentang yang berada dilarutan 10%  berat nya
semakin ringan menjadi          gram.

Kesimpulan   :
Pada kentang pertama gelas beker yang berisi air kentang menyerap air sehingga menjadi berat dan pada gelas beker ke dua kentang mengeluarkan air sehingga beratnya menjadi ringan dan kentang menjadi lebih keras karena glukosa.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

My Song