Judul Praktikum :
Proses Terjadinya Osmosis
Tujuan Praktikum :
Mendiskripsikan peristiwa osmosis pada sel tumbuhan.
Landasan Teori : Osmosis adalah difusi melalui membran semipermeabel.
Proses osmosis akan berhenti jika
konsentrasi zat di kedua sisi membran tersebut telah mencapai keseimbangan.
Osmosis juga dapat terjadi dari
sitoplasma ke organel-organel bermembran.
Osmosis memainkan peranan yang sangat penting
pada tubuh makhluk hidup. Misalnya pada membran sel darah merah. Jika kamu
meletakan sel darah merah dalam suatu larutan hipertonik (lebih pekat), air
yang terdapat dalam sel darah akan ditarik keluar dari sel sehingga sel mengerut
dan rusak. Peristiwa ini disebut KRENASI. Sebaliknya, jika kamu
meletakan sel darah merah dalam suatu larutan yang bersifat hipotonik (lebih encer), air dari
larutan tersebut akan ditarik masuk kedalam sel darah sehingga sel mengembang
dan pecah.Proses ini disebut HEMOLISIS. Orang yang mengonsumsi terlalu
banyak makanan berkadar garam tinggi, jaringan
sel dan jaringan antar selnya akan mengandung banyak air.hal ini dapat menyebabkan terjadinya pembengkakan tubuh yang
disebut OEDEMA
Alat dan bahan : 1. Kentang
2. Air
3. 2 buah gelas beker
4. Pisau
5. Stopwatch
6. Penggaris
7. Timbangan
8. Larutan gula 10%
8. Larutan gula 10%
Cara kerja : 1. Siapkan 2 buah kentang dan kupas
sampai bersih.
2.
Potong kentang dengan ukuran 2x2x3 cm.
3.
Siapkan 2 buah gelas beker dan isi gelas beker pertama dengan air dan beri label.
4.
Gelas beker kedua diisi larutan gula 10% da diberi label.
5. Masukkan 2 buah kentang kedalam 2 buah gelas beker secara bersamaan.
5. Masukkan 2 buah kentang kedalam 2 buah gelas beker secara bersamaan.
6.
Atur stopwatch selama 30 menit dan amati perubahan yang terjadi pada kentang.
Hasil Pengamatan :
Gelas Beker A kentang menjadi lebih
berat dan mengembang. Gelas Beker B kentang menjadi lebih ringan,
menyusut dan lebih ringan. Waktu yang digunakan selama 12 menit. Berat awal
kedua kentang 11 gram dan berat akhir kentang A gram, kentang B gram.
Pembahasan :
Pada percobaan yang kami lakukan selama 12 menit terbukti bahwa terjadi perbedaan
pada kentang yang berada di gelas beker berisi larutan air dan larutan gula 10%. Yaitu
massa nya berubah dari massa awal dan terjadi perubahan secara fisik. Massa awal
kedua kentang yaitu gram. Lalu pada gelas beker berisi air berat kentang menjadi
lebih berat yaitu . Dan pada kentang yang berada dilarutan 10% berat nya
semakin ringan menjadi gram.
pada kentang yang berada di gelas beker berisi larutan air dan larutan gula 10%. Yaitu
massa nya berubah dari massa awal dan terjadi perubahan secara fisik. Massa awal
kedua kentang yaitu gram. Lalu pada gelas beker berisi air berat kentang menjadi
lebih berat yaitu . Dan pada kentang yang berada dilarutan 10% berat nya
semakin ringan menjadi gram.
Kesimpulan :
Pada kentang pertama gelas beker yang berisi air kentang menyerap air sehingga menjadi berat dan pada gelas beker ke dua kentang mengeluarkan air sehingga beratnya menjadi ringan dan kentang menjadi lebih keras karena glukosa.
Pada kentang pertama gelas beker yang berisi air kentang menyerap air sehingga menjadi berat dan pada gelas beker ke dua kentang mengeluarkan air sehingga beratnya menjadi ringan dan kentang menjadi lebih keras karena glukosa.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar